LPSE Bandar Lampung jadi salah satu wilayah dengan koreksi signifikan lainnya. Total paket pemenang yang sebelumnya kami sebut 76, setelah dibersihkan dari duplikasi ternyata hanya 16 paket, dengan total nilai kontrak sekitar Rp 11,93 miliar dari HPS sekitar Rp 11,95 miliar.
Dari sisi frekuensi kemenangan, CV. View Consultant tetap di posisi pertama, tapi dengan 3 kali menang (bukan 16 seperti klaim sebelumnya), senilai sekitar Rp 1,20 miliar. CV. Putri Wibowo menyusul dengan 2 kemenangan senilai sekitar Rp 722,1 juta, dan CV.Sri Sadana melengkapi tiga besar dengan 1 kemenangan senilai sekitar Rp 99 juta.
Dari sisi nilai kontrak, CV.Mogha Saec tetap di posisi puncak, namun dengan angka yang jauh dikoreksi: sekitar Rp 8,89 miliar dari 1 kemenangan — bukan Rp 133,40 miliar seperti klaim sebelumnya. CV. View Consultant menyusul di posisi kedua (Rp 1,20 miliar dari 3 kemenangan), dan CV. Putri Wibowo di posisi ketiga (Rp 722,1 juta).
Kami sampaikan secara terbuka bahwa artikel LPSE Bandar Lampung sebelumnya mengandung angka yang jauh terlalu tinggi, dan versi inilah yang seharusnya jadi acuan. Detail lengkap ada di halaman leaderboard LPSE Bandar Lampung.