Data di LPSE Denpasar terus bergerak setiap harinya, dan itu sebabnya rubrik ini kami perbarui secara berkala. Per snapshot terbaru, ada 101 paket tender yang sedang aktif di Kota Denpasar: 53 sudah masuk tahap kontrak, 33 masih diproses, dan 15 berstatus kritis atau mendekati tenggat waktu. Angka ini murni potret siklus yang sedang berjalan saat ini, terpisah dari data pemenang historis yang akan kami bahas di bawah — jadi jangan disamakan sebagai satu rangkaian angka yang sama.
Untuk data pemenang kumulatif di LPSE Denpasar sendiri, total nilai kontrak yang terpantau sistem kami sudah mencapai sekitar Rp 448,57 miliar dari HPS sekitar Rp 474,34 miliar. Nilai sebesar itu tersebar ke banyak perusahaan, tapi kalau dipecah jadi dua kategori, polanya jadi lebih jelas kelihatan.
Kategori pertama, berdasarkan seberapa sering menang, tiga perusahaan sama-sama mencatat 16 kali kemenangan di LPSE Denpasar. CV. Loka Mercu Buana, yang berdomisili di Kabupaten Gianyar, membawa pulang total nilai sekitar Rp 486,9 juta. CV. Manar Jaya, yang berbasis langsung di Denpasar Utara, meraih nilai sedikit lebih besar, sekitar Rp 675,4 juta. Sementara CV. Ekayana, meski jumlah kemenangannya identik dengan dua nama sebelumnya, justru mengumpulkan total nilai jauh lebih besar, sekitar Rp 3,55 miliar.
Kategori kedua, berdasarkan besar nilai kontrak, menampilkan wajah yang sama sekali berbeda. PT. Pandu Jaya Karya melesat jauh di posisi pertama dengan total nilai sekitar Rp 398,28 miliar, meski cuma dari 5 kali kemenangan — angka yang jauh di atas siapa pun di leaderboard ini. Di posisi kedua ada PT. Sida Dadi Prekanti dengan nilai sekitar Rp 6,25 miliar, juga dari 5 kemenangan. Posisi ketiga ditempati PT. Sukses Sehati Abadi, yang berbasis di Kabupaten Jembrana, dengan nilai sekitar Rp 5 miliar dari hanya 2 kali kemenangan.
Perbedaan mencolok antara dua kategori ini menunjukkan bahwa "sering menang" dan "menang besar" adalah dua jalur yang berbeda di LPSE Denpasar. Ada perusahaan yang mengandalkan volume paket kecil-menengah secara konsisten, ada pula yang cukup mengantongi beberapa paket berskala besar untuk mendominasi sisi nilai. Kami hanya menampilkan pola ini apa adanya tanpa menarik kesimpulan soal kewajarannya — biar pembaca yang menilai sendiri berdasarkan konteks masing-masing paket.
Perlu dicatat, seluruh nilai kontrak di atas adalah data yang berhasil terpantau sistem kami dari LPSE Denpasar, bukan representasi total Nilai APBD dan belanja pengadaan Kota Denpasar secara keseluruhan. Kalau kamu ingin memantau perkembangan lebih lanjut, termasuk 101 paket yang masih aktif tadi, cek langsung ke halaman leaderboard LPSE Denpasar yang datanya ter-update otomatis setiap hari.